"Katakanlah: “Apakah sama antara orang-orang yang berilmu dengan orang-orang yang tidak berilmu?” (QS. Az Zumar:9)"

“Setiap jiwa pasti akan merasakan mati. Dan sesungguhnya balasan atas kalian akan disempurnakan kelak pada hari kiamat. Barangsiapa yang diselamatkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh dia telah beruntung. Tidaklah kehidupan dunia itu melainkan kesenangan yang menipu.” (QS. Ali ‘Imran: 185)

Tafsir Surat Al A’raaf 59 – 64

Posted on Oct 31, 2014 in Tafsir Surat Al-A'raaf

tafsir al a'raafSesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: `Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya.` Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat).(QS. 7:59)

لَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَى قَوْمِهِ فَقَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُهُ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ (59)

Pada ayat ini Allah swt. menceritakan tentang kisah Nabi Nuh dan kerasulannya. Pada masa antara Nabi Adam dan Nabi Nuh dunia mulai membangun peradabannya. Manusia mula-mula masih menyembah Allah menurut agama yang dibawa oleh Nabi Adam. Tetapi lama-kelamaan karena kesibukan dalam kehidupan duniawi mereka mulai menjauhkan diri daripada agama sehingga semangat beragama mulai menurun. Ajaran tauhid yang bersemi di hati sanubari mereka mulai pudar. Patung-patung dari orang-orang shaleh mereka yang semula dibuat untuk menghormati dan mengenang jasa-jasa mereka, mereka jadikan sembahan atau sekutu Allah swt. karena menurut paham mereka patung-patung itu dapat mendekatkan diri mereka kepada Allah. Semakin hari semakin mendalam kemusyrikan mereka.

Read More

Dua Syurga (2)

Posted on Oct 31, 2014 in Ilmu-ilmu Dasar

jannah2Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga” (Ar-Rahman; 46),

Apa yang anda rasa ketika membaca ayat diatas? Bukan hanya satu yang akan diperolehnya tapi dua, betapa tidak terbayangkan kenikmatannya!!. Engkau pasti akan sependapat denganku bahwa hamba Allah yang mendapatkan dua surga ini sangat beruntung sekali. Benar-benar beruntung dunia dan akhirat! Didunia ia mendapatkan keridhaan rabb-Nya karena rasa takut pada rabb-Nya menghalanginya untuk melakukan perbuatan yang diharamkan, diakhirat pahala menantinya berupa dua surga.

Imam Ibnu Katsir berkata ; ayat ini berlaku umum, sebagaimana yang dikatakan Ibnu Abbas dan yang lainnya. Allah berfirman,”Dan bagi orang yang takut akan kedudukan Tuhan-Nya” yakni dihadapan Allah subhanahu wata’ala pada hari kiamat nanti, “Dan menahan diri dari mengikuti hawa nafsu” (an-Naazi’at:40) .Tidak mengutamakan kehidupan dunia dan meyakini bahwa akhirat itu lebih baik serta lebih kekal, sehingga dia melaksanakan semua yang telah diwajibkan Allah dan meninggalkan semua yang diharamkan-Nya, maka akan diberikan dua surga di hari kiamat nanti dari sisi Tuhan-Nya.

Read More

Dua Syurga (1)

Posted on Oct 31, 2014 in Ilmu-ilmu Dasar

jannahDari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shalallahu alaihi wa sallam , beliau bersabda, ‘Barangsiapa yang beriman kepada Allah subhanahu wa ta’ala  dan rasul-Nya, mendirikan shalat dan puasa bulan Ramadhan, niscaya Allah subhanahu wa ta’ala  memasukkannya di dalam surga. Berhijrah di jalan Allah subhanahu wa ta’ala  atau menetap di buminya yang ia dilahirkan padanya.’ Mereka bertanya: ‘Ya Rasulullah, bolehkah kami memberitahukan manusia dengan hal tersebut?’ Beliau bersabda: “Sesungguhnya di surga itu ada seratus derajat/tingkatan yang disediakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala  bagi para mujahid fi sabilillah. Jarak di antara setiap dua derajat adalah seperti jarak di antara bumi dan langit. Bila kamu memohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala , maka mintalah surga Firdaus, sesungguhnya ia berada di tengah-tengah surga dan yang tertinggi. Di atasnya adalah ‘arsy Ar-Rahman, dan darinya terpancar sungai-sungai surga.” (HR. Bukhari No 7423.).

“Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangan, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin” (QS Ar-Rahman : 56).

Read More

Imam Az-Zuhri, Ahli Hadits yang Penuh Semangat

Posted on Oct 28, 2014 in Ilmu-ilmu Dasar

IlmuSyar'iBeliau adalah Abu Bakar Muhammad bin Muslim bin Syihab Az-Zuhri, termasuk shighar at-tabi’in (tabi’in junior) lahir pada tahun 50 atau 51 H.

Beliau adalah seorang yang kaya lagi dermawan. Beliau memiliki kedudukan yang tinggi di dalam Daulah Bani Umayyah. Allah Subhanahu wa Ta’ala mengaruniakan kepada beliau kecerdasan yang tinggi dan kekuatan hafal yang mengagumkan, dengan itu semua beliau mendapat kedudukan tinggi terutama dalam bidang ilmu hadis, dan kepada beliau bermuaralah ilmu hadis. Beliaulah orang pertama yang membukukan ilmu hadis atas perintah Khalifah Umar bin Abdul Aziz.

Abu Bakar al-Hudzali mengatakan, “Aku telah duduk bermajelis kepada Hasan al-Bashri dan Ibu Sirin, namun aku tidak melihat seorang pun yang semisal dengan Imam Az-Zuhri.”

Read More

Efisiensi Waktu Antara Bekerja dan Menuntut Ilmu

Posted on Oct 28, 2014 in Ilmu-ilmu Dasar

ilmu-1Oleh: Dr. Syadi Muhammad An-Nu’man

Pada kesempatan ceramah ini, insya Allah kita akan membahas tentang sebuah perkara yang urgen yang banyak menjadi sebuah problem bagi para penuntut ilmu syar’i. Yaitu tentang bagaimana seorang tholibul ‘ilmi mampu mensinkronkan antara tholabul ‘ilmi dengan kesibukan-kesibukan dan aktivitas-aktivitas yang lain seperti bekerja. Pada kesempatan kali ini kami ingin memberikan beberapa trik dan nasehat bagaimana seorang muslim mampu untuk menggabungkan antara mencari ilmu dan kesibukan-kesibukan yang lain.

Nasehat Yang Pertama: Adanya kesibukan bukan berarti alasan untuk meninggalkan tholabul ‘ilmi

Betapa banyak seorang yang mereka mencintai tholabul ‘ilmi namun banyak meremehkan tentang perkara tersebut, ketika ia ditanya kenapa ia kurang dalam mencari ilmu, maka ia akan menjawab kepadamu, ‘bagaimana mungkin saya mampu untuk mencari ilmu sementara saya sibuk bekerja’, maka ini tidak diragukan lagi adalah pikiran yang salah, sejatinya kesibukan dengan profesi duniawi bukan berarti ia harus meninggalkan tholabul ‘ilmi. Marilah kita bersama mengambil pelajaran dan tauladan dari para shahabat Nabi shallallahu’alaihi wasallam dan juga para imam yang mengikuti mereka dengan baik diatas petunjuk.

Read More

Surat Al A’raaf ayat 57 – 58

Posted on Oct 27, 2014 in Tafsir Surat Al-A'raaf

Al Araaf“Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan), hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu berbagai macam buah-buahan, seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.”(QS. 7:57)

“Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh dengan subur dengan seizin Allah, dan tanah yang tidak subur tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.”(QS. 7:58).

Read More

Faktor-Faktor Pasang Surutnya Iman

Posted on Sep 27, 2014 in Ilmu-ilmu Dasar

Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Abbad al-Badr[1]

Mengenal faktor-faktor kembang kempisnya iman sangatlah penting bagi seorang hamba sebab iman adalah kunci kebahagiaannya di dunia dan akhirat. Maka hendaknya setiap hamba yang ingin meraih kebahagiaan berupaya serius untuk mengetahui faktor-faktor bertambahnya iman lalu merealisasikannya dalam kehidupan ini sehingga imannya semakin mengakar dalam hati. Sebaliknya, hendaknya dia mengetahui faktor-faktor perusak iman agar dia terhindar darinya dan selamat dari kubang kesengsaraan.

Read More