Pengantar Kitab Tauhid

Pengantar Kitab Tauhid
Print Friendly
Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan dan Team Ahli Tauhid
Bila kita hendak menanam padi/jagung, maka kita harus membersih-kan terlebih dahulu rumput-rumput, ilalang dan bebatuan di lahan yang akan kita tanami. Itulah penafian. Lalu kita tanam bibit padi/jagung. Itulah itsbat(penetapan). Insya Allah dengan demikian akan menghasilkan panen yang baik. Demikian tamsil kehidupan untuk memudahkan pemahaman kita tentang perlunya memberantas segala bentuk kemusyrikan, khurafat, bid’ah dan sejenisnya lalu menetapkan tauhid yang murni. Insya Allah dengan demikian akan membentuk mukmin yang teguh imannya.Buku ini (Kitab Tauhid), adalah di antara buku terbaik dalam pembahasan tauhid menurut paham Ahlus Sunnah wal Jama’ah untuk kalangan masyarakat umum. Ia sarat dengan pembahasan tauhid yang sangat perlu diketahui oleh umat Islam. Pembahasannya padat, sistematis/manhaji dan menyeluruh. Buku ini adalah jilid pertama dari tiga jilid buku yang disusun. Insya Allah dengan memahami buku ini, wawasan tauhid kita akan menjadi luas dan lurus. Maka, buku ini sangat baik untuk materi pengajaran tauhid di pesantren-pesantren, sekolah-sekolah, masjid-masjid, majelis-majelis ta’lim, halaqah-halaqah ilmu, atau untuk bacaan pribadi. Karena itu tidak mengherankan jika edisi bahasa Arab buku ini menjadi materi terpilih dalam Daurah nasional tentang materi dan metodologi pengajaran tauhid pada tanggal 7-12 Rabi’ul Awal 1419 H/1-15 Juli 1998 M di salah satu Pondok Pesantren di Bogor.

Edisi berbahasa Arab buku ini juga telah dijadikan kurikulum tauhid di puluhan pesantren di Indonesia dan sekolah islam international. Dan terjemahannya yang kini ada di tangan pembaca telah ditetapkan sebagai kurikulum kajian Islam jarak jauh oleh Yayasan al-Sofwa Jakarta yang pesertanya dari seluruh pelosok tanah air. Dan tentu, ia juga akan menjadi referensi penting bidang akidah dan koleksi kepustakaan Anda.

Bab I – Pasal 1: Makna Aqidah & Urgensinya
Bab I – Pasal 2: Sumber-sumber Aqidah yang Benar
Bab I – Pasal 3: Penyimpangan Aqidah dan cara Penanggulangannya

No Comments

Trackbacks/Pingbacks

  1. Berbakti Pada Kedua Orang Tua (Birul Walidain) | Catatan nGaji Melura - [...] perintah untuk berbuat baik kepada orang tua dalam Al Qur’an digandengkan dengan perintah untuk bertauhid sebagaimana firman-Nya, “Dan Tuhanmu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *