Posts Tagged "shalat sunnah"

Merubah Niat di Tengah Shalat

Posted on Mar 8, 2012 in Fikih Sunnah

Seringkali setelah takbiratul ihram kita teringat ternyata masih ada shalat wajib yang belum dikerjakan atau timbul keinginan menunaikan shalat sunnah rawatib dahulu atau bahkan diawal shalat ia berniat menjadi makmum lalu ditengah shalat ia menjadi imam. Bagaimana sebenarnya hukum merubah niat setelah takbiratul ihram?

Pengertian Shalat Muthlaq dan Mu’ayyan

Seseorang yang sedang meniatkan shalat tertentu maka dalam shalat tersebut terdapat dua unsur niat: niat Muthlaq dan niat Mu’ayyan. Jika batal niat Mu’ayyan maka yang tersisa niat Muthlaq-nya. (Asy-Syarh Al-Mumti’, II/298)

Sebagai contoh seorang yang hendak menunaikan shalat dzuhur maka dalam shalat tersebut tersebut terdapat dua unsur niat. Dzuhur sebagai niat Mu’ayyan sementara shalat sebagai niat Muthlaq.

Merubah Niat Ditengah Shalat

  • Dari shalat fardhu ke shalat sunnah Muthlaq, hukumnya terlarang. Contohnya ada seseorang sedang menunaikan shalat dzuhur sendirian kemudian ia melihat sejumlah orang yang mendirikan shalat dzuhur berjamaah. Ia bermaksud merubah niat shalat dzuhur yang ia kerjakan menjadi shalat sunnah Muthlaq dan ingin menunaikan shalat dzuhur berjamaah maka hukumnya tidak boleh.
Read More

Shalatlah Sebelum Maghrib, bagi Siapa yang mau!

Posted on Mar 3, 2012 in Fikih Sunnah

Ibnu Umar radhiyallahu’anhu pernah ditanya tentang dua raka’at sebelum maghrib, maka beliau (ibnu Umar) menjawab:

مَا رَأَيْتُ أَحَدًا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّيهِمَا

 “Aku tidak pernah melihat seorangpun melakukannya di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam”. (HR Abu Dawud 1284)
Hadits ini, dalam sanadnya terdapat perawi yang diperselisihkan siapa ia, yaitu Abu Syu’aib atau Syu’aib. Syu’bah menyebutkan Abu Syu’aib, dan Abu Syu’aib ini tidak dikenal, sementara ibnu Ma’in merajihkan ia adalah Syu’aib dan menganggap Syu’bah telah salah, dan Syu’aib ini adalah Al Bayyaa’ Ath Thoyalisah. Ibnu Hajar berkata laa ba’sa bihi, jika memang dia maka sanadnya hasan.
Read More